
Pembinaan Brigade Pangan di Bangka Selatan
Sabtu, 14 Desember 2024, Kepala Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Veteriner (BBPSI Veteriner), Fery Fahrudin Munir, melakukan pembinaan kepada Brigade Pangan (BP) dan penyuluh pertanian di Desa Rais, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kepala BSIP Kepulauan Bangka Belitung, Ruslan Boy; Kasubag TU BSIP, Ahmadi; staf BSIP; Koordinator Penyuluh Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Basel; serta para manajer BP di Kecamatan Toboali, yaitu BP Guna Karya, BP Sinar Semesta, BP Tani Makmur, BP Rias Makmur, dan BP Gadung Raya.
Hasil pertemuan ada 4 BP telah menanam padi dengan progres lebih dari 80% dari total luas lahan 200 hektare. Namun, BP Gadung Raya menghadapi kendala serius karena kondisi lahannya belum memungkinkan untuk ditanami padi. Lahan tersebut masih memerlukan pembersihan intensif sebelum siap untuk pengolahan lahan. Sebagai bagian dari kegiatan, memberikan motivasi dan bimbingan teknis tentang budidaya padi sawah serta pengelolaan kelembagaan kepada enam pendamping dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelang dan para penyuluh setempat.
Selain itu, dilakukan peninjauan lapangan ke lahan BP Guna Karya di Desa Rais. Salah satu petani, Langkir di BP ini mengelola lahan sawah seluas 9 hektar dengan baik. Selanjutnya, tim mengunjungi lahan BP Gadung Raya di Desa Gadung, yang memiliki potensi lahan persawahan seluas 300 hektare. Dari hasil tinjauan, ditemukan bahwa lahan BP Gadung Raya masih terendam air dan ditumbuhi semak serta pohon galam. Lahan tersebut terakhir kali ditanami pada 2017, tetapi mengalami gagal panen akibat banjir. Sebagai solusi, diperlukan penggunaan alat berat untuk membersihkan lahan, penataan saluran pembuangan air, serta pembangunan tanggul pengendali banjir guna memastikan keberlanjutan budidaya padi di masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan keberhasilan Brigade Pangan di Kabupaten Bangka Selatan dapat terus meningkat, sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan yang ada untuk mendukung swasembada pangan nasional.